Bandara Baru DIY Pusat Kegiatan Jawa Bagian Selatan

| December 22, 2011 | 0 Comments

Sri Sultan Hamengku Buwono XBandar udara (bandara) baru Daerah Istimewa Yogyakarta akan dirancang sebagai pusat kegiatan di Jawa bagian selatan. Bandara ini dilengkapi dengan jaringan kereta api, yang menghubungkan bandara dengan pusat Kota Yogyakarta.

Demikian diungkapkan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Kamis (15/12/2011), saat berkunjung di Kepatihan, Yogyakarta.

“Ada gagasan yang masih dipelajari, yaitu rencana menjadikan bandara ini sebagai pusat logistik dan juga penyediaan tempat perawatan dan pemeliharaan pesawat,” ucap Bambang.

Bambang juga memastikan, pembangunan bandara baru Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilengkapi dengan jaringan rel kereta api. Dengan demikian, ada keterpaduan antara moda transportasi udara dan moda transportasi darat.

Untuk mempercepat realisasi pembangunan bandara baru, dalam tiga bulan mendatang akan ada studi kelayakan. Studi kelayakan ini bertujuan memilih lokasi pembangunan bandara, tata ruang daerah dan udara, daya dukung, serta konektivitas dengan moda transportasi lain.

“Ada enam titik lokasi yang dijadikan bandara dan sekarang sedang dipilih lokasinya,” tambah Bambang.

Di Kulon Progo

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan, lokasi pembangunan bandara baru DIY di Kabupaten Kulon Progo. Bandara baru DIY dirancang sebagai bandara internasional yang memiliki fasilitas distribusi logistik. Tahun depan, rencana detail pembangunan bandara ini akan terbentuk.

Tahun 2009 lalu, mantan Bupati Kulon Progo, Toyo Santosa Dipo, sempat berkunjung ke Ceko untuk menegaskan rencana pembangunan bandara baru di Kulon Progo. Sebelumnya, Pemerintah Ceko telah menawarkan diri sebagai penanam modal pembangunan bandara baru ini.

Waktu itu muncul gagasan dua lokasi di pesisir Kulon Progo yang dirasa sesuai untuk pembangunan bandara, yakni di Pantai Congot, Temon, dan di Pantai Bugel, Panjatan. Kondisi geografis wilayah yang datar dan lapang memungkinkan pembangunan bandara dengan landasan panjang, yaitu empat sampai lima kilometer, sesuai standar internasional

sumber: Kompas

Filed Under: News

Leave a Reply