Barcode Technology
(9 Votes)
Jenis barcode 2 Dimensi
Contoh barcode

Beberapa fungsi utama dari penggunaan barcode adalah:
Identifikasi Produk
Barcode digunakan sebagai product indentification. Seperti yang sering kita jumpai di supermarket, setiap kali pembayaran di kasir, selalu digunakan barcode reader untuk membaca produk yang kita beli. Dari hasil scan tersebut akan tercatat identitas dari produk tersebut. Biasanya, kode produk lah yang menjadi sasaran tembak barcode reader. Dari kode produk tersebut kemudian muncul 1001 macam data yang dapat dipergunakan seperti misalnya:
Traceability
Barcode juga merupakan salah satu tools untuk melakukan trace terhadap suatu produk, baik back trace maupun forward. Dari sebuah barcode, kita dapat mendapatkan kapan produk tersebut diproduksi, kapan produk itu masuk ke gudang, kapan produk itu keluar dari gudang. Lebih ke depan lagi, tim marketing modern menggunakan barcode sebagai salah satu alat untuk melacak jalur distribusi. Perusahaan dapat dengan mudah mengetahui siapa yang merusak harga di pasaran dengan mengunakan barcode tersebut. Sebagai contoh, harga produk A di daerah tertentu sangat jauh di bawah harga retail. Dengan menggunakan barcode, akan dilacak kebelakang, produk tersebut dikirim ke distributor mana. Dengan demikian, akan muncul dugaan siapa yang pertama kali mendistribusikan produk tersebut.
Perkembangan teknologi dunia sedikit banyak telah mempengaruhi penggunaan barcode. Banyak perusahaan sudah mulai melirik RFID (Radio Frequency IDentification) sebagai pengganti fungsi barcode. Secara cost, harga barcode masih lebih murah dibandingkan dengan RFID, namun tampaknya dari segi mekanisme penggunaan, RFID jauh lebih mudah.
Barcode, atau yang aslinya disebut sebagai Bar Code, merupakan salah satu tools yang sering digunakan dalam dunia manufacture maupun logistic. Fungsi barcode untuk saat ini masih cukup menjanjikan mengingat banyak keuntungan yang dapat diperoleh bagi penggunanya.
Barcode merupakan salah satu optical machine-readable dari sebuah data yang terdiri dari kombinasi garis dan spasi dengan ketebalan tertentu. Garis dan spasi tadi merupakan penggambaran dari sebuah kode tertentu. Mengingat penggunaan barcode ini sangat universal, kode-kode tersebut sudah ditentukan sehingga mesin pembaca barcode (barcode reader) akan dapat mengidentifikasi arti dari barcode tersebut. Barcode pertama kali diteliti oleh Wallace Flnit di Harvard University pada tahun 1932. Pada waktu itu, masih digunakan istilah Punch Card. Inilah yang menjadi cikal bakal dari barcode modern. Pengembangan pesat terjadi pada tahun 1948 oleh Bernard Silver.
Barcode merupakan salah satu optical machine-readable dari sebuah data yang terdiri dari kombinasi garis dan spasi dengan ketebalan tertentu. Garis dan spasi tadi merupakan penggambaran dari sebuah kode tertentu. Mengingat penggunaan barcode ini sangat universal, kode-kode tersebut sudah ditentukan sehingga mesin pembaca barcode (barcode reader) akan dapat mengidentifikasi arti dari barcode tersebut. Barcode pertama kali diteliti oleh Wallace Flnit di Harvard University pada tahun 1932. Pada waktu itu, masih digunakan istilah Punch Card. Inilah yang menjadi cikal bakal dari barcode modern. Pengembangan pesat terjadi pada tahun 1948 oleh Bernard Silver.
Barcode yang lazim digunakan adalah barcode linear. Barcode jenis ini merupakan model barcode dengan kombinasi garis dan spasi. Banyak sekali genre dari barcode linier. Dari fungsi pembacaannya, ada barcode yang hanya dapat digunakan untuk membaca angka saja, ada juga yang dapat membaca kombinasi angka dan huruf. Masing-masing disesuaikan dengan kegunaannya. Selain barcode linear, beberapa waktu yang lalu juga telah dikembangkan barcode 2 dimensi (2D Barcode). Barcode model ini berbentu gambar 2 dimensi yang merepresentasikan huruf atau angka tertentu sesuai dengan keinginan.
Beberapa jenis barcode linear yang ada antara lain:
Beberapa jenis barcode linear yang ada antara lain:
| Symbology | Cont/Disc | Two/Many | Uses |
| Plessey | Continuous | Two | Catalogs, store shelves, inventory |
| U.P.C. | Continuous | Many | Worldwide retail, GS1 approved |
| Codabar | Discrete | Two | Old format used in libraries, blood banks, airbills |
| Code 25 – Non-interleaved 2 of 5 | Continuous | Two | Industrial (NO) |
| Code 25 – Interleaved 2 of 5 | Continuous | Two | Wholesale, Libraries (NO) |
| Code 39 | Discrete | Two | Various |
| Code 93 | Continuous | Many | Various |
| Code 128 | Continuous | Many | Various |
| Code 128A | Continuous | Many | Various |
| Code 128B | Continuous | Many | Various |
| Code 128C | Continuous | Many | Various |
| Code 11 | Discrete | Two | Telephones |
| CPC Binary | Discrete | Two | Post office |
| DUN 14 | Continuous | Many | Various |
| EAN 2 | Continuous | Many | Addon code (Magazines), GS1 approved |
| EAN 5 | Continuous | Many | Addon code (Books), GS1 approved |
| EAN 8, EAN 13 | Continuous | Many | Worldwide retail, GS1 approved |
| GS1-128 (formerly known as UCC/EAN-128), incorrectly referenced as EAN 128 and UCC 128 | Continuous | Many | Various, GS1 approved |
| GS1 DataBar formerly Reduced Space Symbology (RSS) | Continuous | Many | Various, GS1 approved |
| ITF-14 | Continuous | Many | Non-retail packaging levels, GS1 approved |
| Latent image barcode | Neither | Tall/short | Color print film |
| Pharmacode | Neither | Two | Pharmaceutical Packaging |
| PLANET | Continuous | Tall/short | United States Postal Service |
| POSTNET | Continuous | Tall/short | United States Postal Service |
| Intelligent Mail Barcode | Continuous | Tall/short | United States Postal Service, replaces both POSTNET and PLANET symbols (Previously known as OneCode) |
| MSI | Continuous | Two | Used for warehouse shelves and inventory |
| PostBar | Discrete | Many | Post office |
| RM4SCC / KIX | Continuous | Tall/short | Royal Mail / Royal TPG Post |
| Telepen | Continuous | Two | Libraries, etc (UK) |
Jenis barcode 2 Dimensi
| Symbology | Notes |
| 3-DI | Developed by Lynn Ltd. |
| ArrayTag | From ArrayTech Systems. |
| Aztec Code | Designed by Andrew Longacre at Welch Allyn (now Hand Held Products). Public domain. |
| Small Aztec Code | Space-saving version of Aztec code. |
| Chromatic Alphabet[10] | an artistic proposal by C. C. Elian; divides the visible spectrum into 26 different wavelengths. http://www.ccelian.com/chromalpha.html - hues. |
| Chromocode | uses black, white, and 4 saturated colors.[11] |
| Codablock | Stacked 1D barcodes. |
| Code 1 | Public domain. |
| Code 16K | Based on 1D Code 128. |
| Code 49 | Stacked 1D barcodes from Intermec Corp. |
| ColorCode | ColorZip[3] developed colour barcodes that can be read by camera phones from TV screens; mainly used in Korea.[12] |
| CP Code | From CP Tron, Inc. |
| d-touch | readable when printed on deformable gloves and stretched and distorted[13] |
| DataGlyphs | From Palo Alto Research Center (also known as Xerox PARC). See http://www.dataglyphs.com for details. |
| Datamatrix | From RVSI Acuity CiMatrix/Siemens. Public domain. Increasingly used throughout the United States. |
| Datastrip Code | From Datastrip, Inc. |
| Dot Code A | Designed for the unique identification of items. |
| EZcode | Designed for decoding by cameraphones. http://www.scanbuy.com |
| High Capacity Color Barcode | Developed by Microsoft; licensed by ISAN-IA. |
| HueCode | From Robot Design Associates. Uses greyscale or colour.[14] |
| INTACTA.CODE | From INTACTA Technologies, Inc. |
| InterCode | From Iconlab, Inc. The standard 2D barcode in South Korea. All 3 South Korean mobile carriers put the scanner program of this code into their handsets to access mobile internet, as a default embedded program. |
| MaxiCode | Used by United Parcel Service. Now Public Domain |
| mCode | Developed by Nextcode Corporation specifically for camera phone scanning applications. Designed to enable advanced cell mobile applications with standard camera phones. |
| MiniCode | From Omniplanar, Inc. |
| PDF417 | Originated by Symbol Technologies. Public Domain. |
| Micro PDF417 | Facilitates codes too small to be used in PDF417. |
| PDMark | Developer by Ardaco. |
| PaperDisk | High density code — used both for data heavy applications (10K-1 MB) and camera phones (50+ bits). Developed and patented by Cobblestone Software. PaperDisk |
| Optar | Developed by Twibright Labs and published as free software. Aims at maximum data storage density, for storing data on paper. 200kB per A4 page with laser printer. |
| QR Code | Developed, patented and owned by TOYOTA subsidiary Denso Wave initially for car parts management. Now public domain. Can encode Japanese Kanji and Kana characters, music, images, URLs, emails. De-facto standard for Japanese cell phones. |
| QuickMark Code | From SimpleAct Inc.. |
| Semacode | A Data Matrix code used to encode URLs for applications using cellular phones with cameras. |
| SmartCode | From InfoImaging Technologies. |
| Snowflake Code | From Marconi Data Systems, Inc. |
| ShotCode | Circular barcodes for camera phones by OP3. Originally from High Energy Magic Ltd in name Spotcode. Before that probably known as TRIPCode. |
| SuperCode | Public domain. |
| Trillcode | From Lark Computers. Designed to work with mobile devices camera or webcam PC. Can encode a variety of "actions". |
| UltraCode | Black-and-white & colour versions. Public domain. Invented by Jeffrey Kaufman and Clive Hohberger. |
| UnisCode | also called "Beijing U Code"; a colour 2D barcode developed by Chinese company UNIS |
| VeriCode, VSCode | From Veritec, Inc. |
| WaterCode | High-density 2D Barcode(440 Bytes/cm2) From MarkAny Inc. |
Contoh barcode

Beberapa fungsi utama dari penggunaan barcode adalah:
Identifikasi Produk
Barcode digunakan sebagai product indentification. Seperti yang sering kita jumpai di supermarket, setiap kali pembayaran di kasir, selalu digunakan barcode reader untuk membaca produk yang kita beli. Dari hasil scan tersebut akan tercatat identitas dari produk tersebut. Biasanya, kode produk lah yang menjadi sasaran tembak barcode reader. Dari kode produk tersebut kemudian muncul 1001 macam data yang dapat dipergunakan seperti misalnya:
- Harga jual
- Stok barang
- Tanggal produksi
- dan lain-lain
Traceability
Barcode juga merupakan salah satu tools untuk melakukan trace terhadap suatu produk, baik back trace maupun forward. Dari sebuah barcode, kita dapat mendapatkan kapan produk tersebut diproduksi, kapan produk itu masuk ke gudang, kapan produk itu keluar dari gudang. Lebih ke depan lagi, tim marketing modern menggunakan barcode sebagai salah satu alat untuk melacak jalur distribusi. Perusahaan dapat dengan mudah mengetahui siapa yang merusak harga di pasaran dengan mengunakan barcode tersebut. Sebagai contoh, harga produk A di daerah tertentu sangat jauh di bawah harga retail. Dengan menggunakan barcode, akan dilacak kebelakang, produk tersebut dikirim ke distributor mana. Dengan demikian, akan muncul dugaan siapa yang pertama kali mendistribusikan produk tersebut.
Perkembangan teknologi dunia sedikit banyak telah mempengaruhi penggunaan barcode. Banyak perusahaan sudah mulai melirik RFID (Radio Frequency IDentification) sebagai pengganti fungsi barcode. Secara cost, harga barcode masih lebih murah dibandingkan dengan RFID, namun tampaknya dari segi mekanisme penggunaan, RFID jauh lebih mudah.
| Next > |
|---|